tituitcom

Kesuksesan tidak materi semata melainkan juga kemuliaan sikap

Kesuksesan sesungguhnya tidak dapat diukur berdasarkan kemajuan segi materi semata, melainkan juga kemuliaan sikap. Seharusnya kesuksesan semakin membuat kita semakin berhati-hati dalam sikap agar tidak terjerembab dalam kesombongan. Karena bila kita sombong sama saja dengan menggali lubang kuburan kita sendiri. 
Pesan : azizisme.blogspot.com Terkadang Hasrat Copypaste Lebih Mendominasi Dari Pada Membaca Dan Menghayati
KESOMBONGAN SEORANG PENULIS TERKENAL - di kisahkan seorang penulis terkenal di Eropa. Sebelum nya ia hanyalah penulis yang miskin dan hidup serba terbata. Tetapi berkat ketekunan dan kerja kerasnya ia mampu menciptakan karya-karya yang mengagumkan. Dalam waktu singkat namanya terkenal di seantero negeri.

Namun hamper semua rekan-rekan dan orang-orang dekatnya menyayangkan perubhan sikap penilis tersebut. Ia menjadi lupa asal-usul, sombong dan terlalu membanggakan kekayaaan dan kepopulerannya serta tidak peduli dengan kedaan orang-orang disekitarnya dulu saat ia masi terhimpit kemiskinan.

Suatu hari seorang wanita tua mendekati penulis tersebut. Wanita tersebut meminta pendapatnya tentang isi sebuah buku catatan. “Menurut bapak apakah tulisan anak ini bagus?” Tanya wanita tua itu sembari mneyerahkan buku catatan lusuh.
Pesan : azizisme.blogspot.com Terkadang Hasrat Copypaste Lebih Mendominasi Dari Pada Membaca Dan Menghayati

Sipenulis mengambil buku catatn itu tanpa memandang wanita tua itu. “Apakah ini buku catatn anak ibu?” Tanya peniulis tersebut.

“BUkan!” jawab wanita itu singkat.

“Kamu kakaknya?” Tanya penulis itu ketus.

“Bukan, saya adalah gurunya,” kata wanita tersebut sambil tersenyum bangga.

“Ah tulian seperti ini sangat jelek, mirip cakar ayam. Sama sekali tidak bias dibaca. Saya tidak yakin anak ini kelak akan berhasil,” kata penulis terkenal itu tak acuh.

Wanita tua itru hanya terenyum seraya menerima buku catatan itu dari tangan penulis. Tak nampak gurat kemarahan sama sekali atas komentar pedas si penulis. Kemudian dia berkata, “ Sebenarnya buku ini adalah buku catatanmu waktu masih kecil. Tidakkah kamu ingat saat itu kamu adalah murid ssaya?”
Pesan : azizisme.blogspot.com Terkadang Hasrat Copypaste Lebih Mendominasi Dari Pada Membaca Dan Menghayati
Penulis terkenal itu tertegun sejenak. Ia segera meraih buku itu, kemudian memperhatikan baik-baik tulisan yang ada di dalamnya. Setelah cukup mengenali itu adalah tulisan miliknya, wajah penulis tersebut memerah pertanda malu. Kejadian itu benar-benar special karena penulis terkenal mengubah perilaku sombongnya. Sejak saat itu ia juga dikenal sebagai seorang yang rendah hati, baik tuttur katanya dan ringahn tangan membantu siapapun yang memerlukan bantuan.

PESAN
Kesuksesan sesungguhnya tidak dapat diukur berdasarkan kemajuan segi materi semata, melainkan juga kemuliaan sikap. Seharusnya kesuksesan semakin membuat kita semakin berhati-hati dalam sikap agar tidak terjerembab dalam kesombongan. Karena bila kita sombong sama saja dengan menggali lubang kuburan kita sendiri.

Kita cukup sering lupa diri karena merasa paling baik, paling pintar, dan sebagainya. Tak jarang kita memndang orang lain lebih rendah, lebih buruk, lebih jelek, atau pandangan-pandangan semacamnya. Padahal jika direnungkan, kita tidak lebih baik dari mereka.

Bila penulis terkenal itu mendapat sebuah kejadian yang membuat malu hingga kembali rendah hati, lalu apakah kita menunggu sebuah pukulan keras dari Tuhan agar kita sadar dan kembali bersikap rendah hati?. Sekarang saatnya kita berbenah bersama. Jangan merasa lebih baik dari yang lain atau mengabaikan peran orang lain, karena bias jadi mereka memiliki andil yang sangat besar dan mendukung keberhasilan kita.
Pesan : azizisme.blogspot.com Terkadang Hasrat Copypaste Lebih Mendominasi Dari Pada Membaca Dan Menghayati

Related

Motivasi 3066935203635524901

Post a Comment

item