tituitcom

Seorang anak menyelesaikan pekerjaan orang dewasa

 Cerita sederhana ini adalah contoh bagaimana seorang anak dapat menyelesaikan pekerjaan yang dianggap cukup rumit oleh orang dewasa. 
Pesan Dari : azizisme.blogspot.com : Terkadang Hasrat Copypaste Lebih Mendominasi Dari Pada Membaca Dan Menghayati
PETA DUNIA DAN GAMBAR ORANG - Suatu hari seorang pria yang sangat sibuk bekerja pulang kerumahnya. Ia pulang dengan membawa setumpuk pekerjaan yang harus diselesaikan dengan segera. Kebetulan putra bungsunya sangat ingin bermain dengannya. Pria itupun berpikir keras agar dapat menyiasati keadaan tersebut sehingga dapat leluasa bekerja menyelesaikan tugas-tugas dari kantor tetapi anaknya juga tidak kecewa.
Pesan Dari : azizisme.blogspot.com : Terkadang Hasrat Copypaste Lebih Mendominasi Dari Pada Membaca Dan Menghayati
Pria tersebut melihat sebuah majalah bergambar peta dunia. Gambar itu akan menjadi permainan yang rumit jika dipisah-pisahkan. Ia berpikir pasti membutuhkan waktu berjam-jam untuk menyatukan kembali gambar peta tersebut. Maka ia segera menggunting peta tersebut menjadi beberapa bagian.

“Nah jika kamu dapat menggabungkan gambar-gambar ini dengan tepat, maka ayah akan dengan senang hati menemanimu bermain,” ucap pria itu sembari menyerahkan guntingan-guntingan peta.

Anaknya menerima dengan senang hati, ia segera mengerjakan tugasnya berharap nanti bias bermain dengan ayahnya sepuas hati. Sebaliknya, pria itu berpikir bahwa menggabungkan potongan peta itu akan mengahbiskan waktu berjam-jam, sehingga ia dapat tenang menyelesaikannya dengan tenang.
Pesan Dari : azizisme.blogspot.com : Terkadang Hasrat Copypaste Lebih Mendominasi Dari Pada Membaca Dan Menghayati
Kira-kira 10 menit kemudian si anak dating menghapiri ayahnya seraya menyerahkan potongan kertas yang sudah ia gabung. Pria itu sama sekali tak menyangka anaknya dapat menyelesaikan tugasnya dengan cepat dan tepat. “Bagaimana mmungkin seorang anak kecil bias menggabungkan potongan peta dunia persis pada tempat yang seharusnya?” batinnya.

“Bagaimana kamu bias menyelesaikannya?” Tanya pria itu pada anaknya.

“Mudah sekali ayah, saya hanya menggabungkan gambar manusia yang ada di belakang gambar peta dunia itu,” jawab anak itu lugas.


PESAN

Serita sederhana di atas adalah contoh bagaimana seorang anak dapat menyelesaikan pekerjaan yang dianggap cukup rumit oleh orang dewasa. Anak kecil itu belum tentu cerdas karena menyelesaikan tugasnya dalam waktu singkat dan tepat. Seandainya anak kecil itu hanya bekerja keras menggabungkan gambar-gambar peta dunia itu berdasarkan ilmu pengetahuannya saja mungkin ia tidak akan pernah bias menyelesaikan tugasnya secapat itu. Yang pasti ia pandai menerapkan strategi, dengan memanfaatkan gambar kepala manusia di belakang gambar peta dunia tersebut.

Kisah tersebut di atas menunjukkan bahwa strategi adalah factor yang jauh lebih efektif untuk meraih keberhasilan. Di dunia bisnis cukup banyak orang yang berhasil meskipun dirinya sendiri bukanlah ahli di bidang yang di tekkuni. Saya mempunyai rekan yang mendirikan klinik perawatan kecantikan meskipun dirinya hanya seorang konsultan kesehatan. Untuk mendukung usaha tersebut ia memperkerjakan dokter spesialis kulit sebagai konsultan kecantikan, seorang model cantik sebagai peraga produk,dan pegawai yang ahli dibidang perawatan kulit wajah.

Saat ini klinik kecantikannya cukup terkenal. Keberhasilannya bukan hanya karena ia mampu dibidang kecantikan, ada satu factor yang membuatnya sukses, kepiawaiannya memanfaatkan potensi yang ada disekelilingnya untuk meraih sukses di bisnis yang sedang ditekuni.

Kisah sederhana di atas menggambarkan bahwa meraih keberhasilan di dunia bisnis sebenarnya tak terlalu rumit atau sulit. Kita tak hanya perlu menguasai bidang yang sedang kita tekuni. Untuk mendapatkan efek yang jauh lebih besar terhadap kemajuan bisnis, kita juga harus peka terhadap potensi pasar sekaligus potensi sumber daya di sekeliling kita. Dengan demikian kita akan dapat menciptakan strategi jitu untuk memanfaatkan potensi-potensi tersebut dalam meraih tujuan.

Pesan Dari : azizisme.blogspot.com : Terkadang Hasrat Copypaste Lebih Mendominasi Dari Pada Membaca Dan Menghayati

Related

KISAH RENUNGAN 5203194794660943605

Post a Comment

ads

Google+ Followers

Text Widget

Connect Us

test
item